Mengenal dan Mengecek Sendiri Komponen Kaki Kaki Mobil

Bagi pemilik kendaraan roda empat yang sudah masuk kategori lawas, mari kenali bagian kaki-kaki mobilnya…

Mengapa mobil lawas? Ya sebenarnya mobil baru pun sah-sah saja untuk mengetahui atau mengenal parts-parts yang ada pada sektor kaki-kaki seperti shock, ball joint, bearing alias laher dll. Namun, mobil baru itu usianya relatif masih sangat muda, katakanlah 1-3 tahun dimana sektor kaki-kaki-nya masih cenderung sehat.

Berbeda dengan mobil tua dengan usia pemakaian di atas 5 tahun biasanya sektor kaki-kaki sudah mulai rewel, bahkan tidak menutup kemungkinan pada usia pemakaian yang lebih muda sang kaki-kaki sudah minta servis akibat jalanan harian yang dilalui rusak sehingga mempercepat masa pakai dari komponen kaki-kaki.

Pada artikel ringan ini, kami mengajak anda untuk sedikit lebih mengenal komponen kaki-kaki pada kendaraan roda empat dengan harapan jika ada masalah yang ditemui, anda dapat memperkirakan atau mendeteksi sendiri kerusakan yang terjadi pada sektor kaki-kaki tersebut. Apa saja sih komponen-komponen tersebut?

  • Ban.
  • Suspensi: fungsinya meredam kejutan yang ditimbulkan oleh permukaan jalan.

Suspensi

Sistem suspensi umumnya terdiri dari pegas dan shock absorber. Kerusakan pada sistem ini biasanya terjadi pada shock absorber atau yang dikenal awam sok breker. Komponen yang terdiri dari pipa berisi cairan ini akan terkompresi ketika roda mengayun untuk meredam pergerakan vertikal mobil. Jika komponen ini rusak maka cairan di dalamnya akan merembes melalui celah selongsong. Anda bisa mendeteksinya dari debu dan kotoran yang melekat pada suspensi. Jika suspensi Anda baik-baik saja, harusnya kotoran tak melekat pada cairan. Anda bisa mengeceknya ketika mobil terangkat sebelum mobil mulai dicuci saat kotoran masih ada.

  • Tie rod: Komponen yang ada pengaruhnya terhadap kemudi.

Tie-rod

Komponen ini berpengaruh terhadap kemudi saat berkendara. Kerusakan kecilnya bisa terdeteksi begitu mobil diangkat. Periksa struktur tie rod apakah ada luka ataupun longgar dan mudah berguncang. Belokan roda dengan menggoyangkan ban dan perhatikan apakah ada komponen yang goyah. Jika demikian dipastikan tie rod tidak dalam kondisi sempurna.

  • Ball joint: Komponen yang menjadi titik sudut gerak roda ketika suspensi atau kemudi bergerak.

Ball-Joint

Komponen ini berfungsi menjadi titik sudut gerak roda ketika suspensi atau kemudi bergerak. Umumnya dilindungi oleh lapisan karet yang berisi pelumas. Jangan bersihkan kolong mobil terlebih dahulu untuk melihat apakah komponen ini rusak. Jika ada kotoran atau debu menempel pada rembesan pelumas di luar karet, berarti ball joint sudah dalam kondisi tidak prima.

  • Bushing (selongsong logam dengan karet): berfungsi meredam gerakan dan bunyi bunyi antar logam yang tersambung pada roda.

karet-bushing

Komponen ini biasanya berbentuk selongsong besi dengan lapisan karet di dalamnya. Fungsinya adalah meredam getaran agar tak menyalur lewat komponen logam yang ia sambungkan. Kerusakan pada karet bushing biasanya terdeteksi secara visual dengan menggetasnya karet-karet ataupun pecahnya selongsong. Kerusakan ini bisa terdeteksi setelah mobil dibersihkan sebab ukurannya cukup kecil.

  • Bearing / laher: fungsinya kurang lebih melancarkan gerakan putaran roda / ban.

Bearing

Bearing memang tak terlihat secara visual karena berada di bagian dalam sambungan roda. namun kerusakan bearing yang berfungsi sebagai pemulus putaran roda bisa terdeteksi ketika mobil diangkat saat mencuci. Caranya adalah dengan memutar roda ke arah depan. Jika roda memutar dengan mudah dan tak terasa hambatan dari bagian poros maka komponen ini dalam kondisi sehat. Namun jika ada hambatan dari bagian poros, kemungkinan besar bearing roda mobil Anda mulai kehilangan pelumas. Ciri lainnya, suara menderu akan terdengar saat melaju di kecepatan tertentu.

  • Upper shock absorber / karet shock: menjaga gesekan antar logam shock dengan sasis / bodi mobil.

Upper-Support-Shock-Absorber

Komponen ini berada di engine bay. Tak perlu mengolong ke bawah mobil untuk menemukannya. Tugasnya adalah menjaga dari gesekkan antara logam shock absorber dengan sasis mobil. Kerusakannya pun biasanya mudah terdeteksi dengan retaknya karet upper support tersebut.

Di atas tersebut adalah beberapa komponen yang biasanya bermasalah ketika usia kendaraan semakin tua.

Tinggalkan Balasan